12 Kuliner Legendaris Bandung yang Wajib Dicoba, dari Batagor sampai Ronde Jahe
Dari Batagor Riri yang berdiri sejak 1980-an sampai Ronde Jahe Gardujati yang legendaris — ini 12 kuliner Bandung wajib coba untuk melengkapi liburanmu.
Bandung tidak cuma soal udara sejuk dan pemandangan pegunungan — kotanya juga jadi surga kuliner dengan sejarah panjang. Sebagian warung dan kedai berikut sudah berdiri sejak tahun 1980-an dan tetap ramai sampai sekarang. Ini 12 kuliner legendaris Bandung yang wajib dicoba, dari batagor sampai ronde jahe.
1. Batagor Riri
Berdiri sejak tahun 1980-an, Batagor Riri jadi salah satu rujukan utama kalau bicara batagor legendaris di Bandung. Kombinasi bakso tahu goreng dengan bumbu kacang yang kental jadi ciri khasnya yang bertahan puluhan tahun.
2. Batagor Kingsley
Selain Riri, Batagor Kingsley juga masih jadi pilihan legendaris yang banyak diburu pengunjung, dengan cita rasa yang konsisten dari generasi ke generasi.
3. Lotek Mahmud
Lotek — versi Sunda dari gado-gado dengan bumbu kacang yang lebih manis dan gurih — di Mahmud sudah dikenal lintas generasi sebagai salah satu yang paling otentik di Bandung.
4. Ronde Jahe Gardujati
Kalau malam Bandung terasa dingin, semangkuk ronde jahe hangat dari Gardujati jadi solusinya. Kuah jahenya yang kuat dan hangat sudah lama jadi favorit warga lokal untuk menutup malam.
5. Bakso Goreng Anugrah
Tekstur renyah di luar tapi tetap kenyal dan gurih di dalam, dengan ukuran yang cukup besar per porsi — bakso goreng ini tetap bertahan sebagai salah satu favorit legendaris Bandung.
6. Warung Nasi Ibu Imas
Berdiri sejak 1980, warung ini menyajikan cita rasa Sunda otentik dengan karedok leunca dan sambal dadak sebagai daya tarik utamanya — pilihan tepat untuk makan siang yang mengenyangkan sekaligus nostalgia.
7. Perkedel Bondon
Dijuluki "legenda malam" karena hanya buka larut malam dan sudah berdiri sejak 1980, perkedel kentang di sini masih digoreng menggunakan tungku arang tradisional — cita rasa yang sulit ditiru dapur modern.
Jajanan Khas Bandung yang Wajib Dicicip
Selain nama-nama legendaris di atas, beberapa jajanan berikut juga wajib masuk daftar kuliner yang kamu coba selama di Bandung:
- Siomay — pangsit ikan kukus dengan saus kacang, biasanya disantap bersama telur dan kentang rebus.
- Seblak — kerupuk basah pedas yang jadi jajanan favorit anak muda Bandung.
- Cuanki — bakso kuah kaldu khas Bandung dengan tambahan tahu dan kerupuk aci.
- Surabi — pancake tradisional Sunda yang bisa disajikan manis (oncom, kinca) maupun gurih.
- Nasi Timbel — nasi yang dibungkus daun pisang, biasa disantap dengan ayam goreng, tahu, tempe, dan sambal.
- Kupat Tahu — ketupat dengan tahu goreng dan bumbu kacang, jajanan ringan yang mengenyangkan.
- Peuyeum — tape singkong khas Bandung yang manis dan sedikit beralkohol alami, sering jadi oleh-oleh khas.
Tips Wisata Kuliner di Bandung
- Datang di luar jam makan siang untuk warung legendaris yang biasanya penuh sesak jam 12–14.
- Bawa uang tunai secukupnya, karena sebagian warung legendaris belum menerima pembayaran digital.
- Kombinasikan dengan destinasi wisata — misalnya mampir kuliner setelah puas menjelajahi tempat wisata di Bandung supaya satu hari perjalanan terasa lengkap.
- Jangan lupa bawa oleh-oleh peuyeum atau makanan kering khas Bandung untuk keluarga di rumah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa makanan yang paling identik dengan Bandung?
Batagor dan siomay paling sering disebut sebagai ikon kuliner Bandung, disusul seblak yang belakangan makin populer di kalangan anak muda.
Apakah kuliner legendaris di Bandung masih terjangkau harganya?
Sebagian besar masih sangat terjangkau, berkisar puluhan ribu rupiah per porsi, meski beberapa tempat yang sudah lebih dikenal turis mematok harga sedikit lebih tinggi dari warung lokal biasa.
Kuliner Bandung mana yang cocok dijadikan oleh-oleh?
Peuyeum, keripik, dan aneka jajanan kering tahan lama jadi pilihan paling praktis dibawa pulang tanpa risiko basi di perjalanan.
Kesimpulan
Wisata kuliner adalah bagian yang tidak boleh dilewatkan dari liburan ke Bandung. Dari batagor yang sudah berumur puluhan tahun sampai seblak yang sedang naik daun, setiap suapan di kota ini punya cerita dan sejarahnya sendiri — jangan cuma memburu destinasi foto, luangkan waktu untuk benar-benar mencicipi Bandung.
Admin
